}); Presiden Instruksikan Panglima TNI dan Kapolri Displinkan Masyarakat Selama PSBB – POTRET INDONESIA
Sun. Jul 5th, 2020

POTRET INDONESIA

Politik, Hukum, Bisnis, Budaya

Presiden Instruksikan Panglima TNI dan Kapolri Displinkan Masyarakat Selama PSBB


Presiden Joko Widodo menginstruksikan Panglima TNI dan Kapolri untuk mengerahkan personelnya dalam menertibkan masyarakat selama perberlakuan pembatasan sosial berskala besar (PSBB).

Personel TNI – Polri akan berjaga di sejumlah ruang publik agar masyarakat menaati protokol kesehatan untuk memutus rantai penularan COVID-19.

Protokol kesehatan itu yakni mengenakan masker dan menjaga jarak.

“Mulai hari ini akan digelar TNI-Polri, pasukan untuk berada di titik keramaian dalam rangka pendisplinan. Lebih mendisplinkan masyarakat agar mengikuti protokol kesehatan sesuai PSBB,” kata Jokowi melalui siaran video Youtober Sekretariat Presiden, saat meninjau pemberlakuan protokol kesehatan di Stasiun MRT, Bundaran HI, Jakarta, Selasa (26/5/2020).

Personel TNI-Polri akan disebar secara masif di empat provinsi serta 25 kabupaten dan kota mulai hari ini.

Jokowi berharap kehadiran personel TNI-Polri di ruang publik, seperti stasiun MRT, membuat masyarakat lebih tertib dan taat dalam mengikuti protokol kesehatan.

Dengan demikian , kurva penambahan kasus harian kasus positip COVID-19 menurun dan masyarakat bisa beraktivitas normal kembali.

“Kita harapkan nantinya dengan dimulainya TNI-Polri ikut secara masif mendisplinkan masyarakat, menyadarkan masyarakat sehingga kita harapkan kurva dari penyebaran COVID-19 menurun,” ujar Jokowi.

  1. 000 Personel Dikerahkan

Sementara, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto menyebut sebanyak 340.000 personel TNI-Polri akan dikerahkan untuk persiapan tatanan kehidupan baru atau new normal selama pandemi COVID-19.

“Anggota TNI-Polri yang akan dilibatkan 340.000, ” kata Panglima TNI seusai mendampingi Presiden Jokowi meninjau kesiapan prosedur new normal di stasiun MRT Bundaran HI, Jakarta Pusat, Selasa (26/5/2020).

Panglima TNI Hadi Tjanjanto menerangkan, 430.000 personel itu akan dikerahkan di empat provinsi dan 25 kabupaten/kota yang telah diputuskan.

Ke empat provinsi yang dimaksud yakni DKI Jakarta, Jawa Barat, Sumatera Barat dan Gorontalo.

Ada 1.800 objek yang akan dijaga di empat provinsi tersebut.

Hadi menyebut, personel TNI -Polri akan memastikan masyarakat menerapkan protokol kesehatan untuk mencegah penularan virus corona COVID-19, seperti memakai masker dan menjaga jarak fisik.

“Misalnya mall yang kapasitasnya 1.000, kita batasi hanya 500 orang,” ucapnya.

Dengan kehadiran personel TNI-Polri di ruang publik, diharapkan masyarakat lebih tertib dan taat dalam mengikuti protokol kesehatan untuk mencegah penularan virus corona.

Penulis : Waluyo


Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.