}); Sekda Beltim: Belum Ada Penambahan Kasus Positif, Beltim Tetap Kondusif – POTRET INDONESIA
Sun. Jul 5th, 2020

POTRET INDONESIA

Politik, Hukum, Bisnis, Budaya

Sekda Beltim: Belum Ada Penambahan Kasus Positif, Beltim Tetap Kondusif


Potret-Indonesia.id, Belitung Timur.
Pemerintah Kabupaten Belitung Timur (Beltim) melalui satuan Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 beserta stakeholder terus melakukan update informasi kepada masyarakat agar situasi kondisi di Beltim tetap kondusif.

Dalam jumpa pers yang berlangsung di Kantor Bupati Beltim, Selasa (26/5), Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Beltim Ikhwan Fahrozi menyampaikan perkembangan terbaru terkait percepatan dan penanganan Covid-19 diBeltim.

Tim satgas Covid-19 RSUD Belitung Timur telah melakukan pemeriksaan terhadap 14 OTG. Mereka melakukan pemeriksaan swab tanggal 19 Mei 2020 adalah orang yang sudah melakukan kontak erat dengan pasien positif nomor 750.

“Berdasarkan pemeriksaan swab terhadap 15 OTG di ruang isolasi Covid-19 RSUD Belitung Timur, hasil pemeriksaan oleh Puslitbangkes Biomedis dan Teknologi Dasar adalah negatif,” kata Sekda Ikhwan Fahrozi didampingi Ketua Satgas Covid-19 RSUD Belitung Timur dr Hotma Banjarnahor SpB dan kepala Dinas Kominfo Beltim Gustaf.

Setelah diketahui hasil pemeriksaan negatif maka semua pasien dengan status OTG tersebut (pasien 026 s.d 040) kembali akan melakukan pemeriksaan swab kedua kalinya tanggal 2 Juni 2020 mendatang.

Sekda juga menyampaikan informasi yang diterima dari RSUD dr.Masidi Djudono Tanjung Pandan terkait pasien nomor 750, umur 61 tahun yang positif Covid-19.

“Berdasarkan laporan press release covid-19 oleh Pemkab Belitung pada tanggal 22 Mei 2020 pasien positif covid-19 yaitu pasien nomor 750 asal Kabupaten Beltim, hasil uji swab PCR sudah dinyatakan negatif sehingga untuk saat ini belum ada penambahan kasus positif covid-19 di Kabupaten Beltim,” ujar Ikhwan.

Ketua Satgas Covid-19 RSUD Beltim dr Hotma Banjarnahor SpB juga menyampaikan mengenai kemungkinan yang terjadi pada pemeriksaan kedua kalinya termasuk penjelasan mengenai pasien 750 yang dirawat di RSUD Belitung.

“Seandainya nanti hasil swab ada pasien yang positif maka yang status sedang, berat dan kritis akan dirawat di RSUD Beltim. Terkait pasien 750 karena memang posisi ditemukan di Tanjungpandan  makanya diisolasi di RSUD Belitung, kalo di bawa ke Beltim resikonya selama perjalanan bisa menyebarkan juga termasuk dampak psikologis pasien,” ujar dr.Hotma. **√  ( Niza karyadi) 


Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.