}); Tak Milik Surat IMB, Pemkot Tangerang Selatan Segel Proyek Cluster Britania Hill Serpong – POTRET INDONESIA
Rab. Mei 27th, 2020

POTRET INDONESIA

Politik, Hukum, Bisnis, Budaya

Tak Milik Surat IMB, Pemkot Tangerang Selatan Segel Proyek Cluster Britania Hill Serpong


Sejumlah kalangan termasuk para penggiat anti korupsi dan LSM Lingkungan mengapresiasi gerak cepat Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) Kota Tangerang Selatan melakukan penyegelan proyek Cluster Britania Hill Serpong yang tak miliki izin mendirikan bangunan (IMB).

“Kami apresiasi tindakan tegas dari Pemerintah Kota Tangerang Selayan melalui Satpol PP setempat berhasil menyegel proyek Cluster Britania Hill Serpong, karena proyek perumahan itu melanggar sejumlah ketentuan diantaranya Perda dan Perundang-Undangan lainnya, “kata Ketua LSM Koalisi Masyarakat Tangerang Bersatu, Wibowo Herlambang kepada wartawan, Rabu (19/5/2020).

Herlambang menilai, sudah benar apa yang dilakukan Satpol PP Kota Tangerang Selatan menertibkan atau menyegel bangunan-bangunan tak berizin termasuk proyek Cluster Britania Hill Serpong. “Proyek ini melanggar Perda No. 6 Tahun 2015 tentang IMB, termasuk melanggar UU tentang Lingkungan Hidup,” ucap Herlambang.

Langkah tegas Satpol PP Kota Tangerang Selatan, kata Herlambang, patut kita apresiasi, dan kita dukung demi mewujudkan Kota Tangerang Selatan yang masyarakatnya taat pada hukum.

Kabag Satpol PP Kota Sapta Mulyana yang bertindak sebagai pimpinan penyegelan proyek Cluster Britania Hill Serpong mengaku. terpaksa menyegel proyek yang sedang dikerjakan oleh pengembang dari PT Cahya Property Group yang berkantor di Jalan Mesjid Al Latif No 42 Kademangan, Kecamatan, Setu Kota Tangerang Selatan agar dihentikan pembangunannya dikarenakan tidak memiliki izin yang lengkap.

“Penyegelan dilakukan karena proyek Cluster Britania Hill tidak memiliki surat izin mendirikam bangunan (IMB), dan melanggar sejumlah ketentuan aturan yang diisyaratkan pemerintah.,” ujar Sapta Mulyana kepada awak media, Rabu (19/5/2020).

Herlambang menambahkan, melanggar Perda No.6 Tahun 2015 tentang IMB, termasuk melanggar UU Lingkungan,” kata Herlambang.

Selain tidak mengantongi izin IMB, proyek perumahan Britania Hill juga tidak memiliki AMDAL (Analisa Mengenai Dampak Lingkungan). Terlebih proyek tersebut juga tidak memiliki Andalalin (Analisa Dampak Lalu Lintas) yang jelas, sebab lebar jalan masuk ke area lokasi proyek hanya sekitar 3 meter dan tidak memenuhi syarat sebagai jalan masuk perumahan.

“Fasos dan fasum pun diabaikan, sesuai Perda Fasos fasum wajin 40 persen dari luas areal lahan yang akan dibangun perumahan. Di lapangan kita lihat cuma 20 persen,” ungkap dia.

Herlambang tak lupa mengucap syukur, atas langkah cepat dari Satpol PP Pemkot Tangsel yang langsung menyegel proyek tak berizin tersebut.

“Kami bersyukur, atas disegelnya proyek Cluster Britania Hill Serpong, sehingga tidak ada lagi gejolak di masyarakat,” pungkas Bos LSM Koalisi Masyarakat Tangerang Bersatu yang berkantor di Kademangan, Setu Kota Tangerang Selatan itu meyakinkan.

Penulis : Waluyo


Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.